Puisi

Petrichor

2161733_20121204034916

Ini siang hujan sudah jatuh
Gemerintik perlahan sampai ke tanah.
Sudah basah semua yang dikiranya hari ini kemarau.
Sebab Mei mana mungkin ia datang kembali.
Lalu bau hujan menyeruap hingga ke pojok-pojok bilik.
Rupanya baunya seperti rindu yang masih tersisa.
Lamat-lamat masuk terhirup
Mengundang syahdu yang telah lama dikuburnya hingga ke perut bumi.
Sebab boleh saja rindu dikubur,
Tapi baunya kadang masih menusuk,
Seperti bau hujan yang tiba-tiba menguap dari atas tanah basah.

Malang, ditengah hujan Musim Kemarau
26 Mei 2017
Indah Hikma

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s